ramalan

Rabu, 02 November 2011

Arsitektur Telematika kolaborasi antara sisi client-server

 
Arsitektur  system  harus  berdasarkan  konfigurasi  sistem  secara keseluruhan  yang  akan menjadi  tempat  dari  DBMS,  basis  data  dan  aplikasi  yang  memanfaatkannya  yang  juga  akan menentukan  bagaimana  pemakai  dapat  berinteraksi  dengannya.  Seiring  dengan  kemajuan teknologi,  aristektur  tersebut  semakin  beraneka  ragam  atau  semakin  banyak  jenisnya  dan berubah  pula  keunggulannya.  Yang  harus  menjadi  pertimbangan  utama  dalam  menentukan arsitektur sistem, yang paling cocok tentu saja bukan hanya keunggulan teknologinya saja, kita harus mempertimbangkan  pula  faktor  biaya dan  yang sesuai dengan kebutuhan nyata  ditempat dimana sistem akan digunakan. Tiga elemen utama sebuah arsitektur, masing-masing sering dianggap sebagai arsitektur, adalah:  

1.Arsitektur  sistem  pemrosesan,  menentukan  standar  teknis  untuk  hardware, lingkungan  sistem  operasi,  dan  software  aplikasi,  yang  diperlukan  untuk menangani persyaratan pemrosesan informasi perusahaan dalam spektrum yang lengkap. Standar merupakan  format, prosedur, dan antar muka, yang menjamin bahwa perlengkapan dan software dari sekumpulan penyalur akan bekerja sama. 
 
2. Arsitektur  telekomunikasi  dan  jaringan,  menentukan  kaitan  di  antara  fasilitas komunikasi perusahaan,  yang  melaluinya informasi  bergerak  dalam  organisasi dan ke peserta dari organisasi lain, dan hal ini juga tergantung dari standar yang berlaku. 

3. Arsitektur data, sejauh ini merupakan yang paling rumit diantara ketiga arsitektur di  atas,  dan  termasuk  yang  relatif  sulit  dalam  implementasinya,  menentukan organisasi data untuk tujuan referensi silang dan penyesuaian ulang, serta untuk penciptaan  sumber  informasi  yang  dapat  diakses  oleh  aplikasi  bisnis  dalam lingkup luas. 

Ada beberapa macam model Arsitektur diantaranya : 
  1. Arsitektur Mainframe 
  2. Arsitektur File Sharing 
  3. Arsitektur Client/Server  
Namun yang akan kita bahas kali ini adalah bagaimana kolaborasi diantara keduanya.Arsitektur Client/Server dibuat dikarenakan keterbatasan sistem file sharing, dengan adanya arsitektur ini query  data  ke  server  dapat  terlayani  dengan  lebih  cepat  karena yang di transfer bukanlah file, tetapi hasil dari query tersebut.RPC  (Remote Procedure Calls) memegang peranan penting  pada  arsitektur client/server. Client  server dapat dibedakan menjadi dua, yaitu model Two-tier dan Three-tier, namun untuk kedua model tersebut tidak perlu dijelaskan.
  
Arsitektur Client-Server Telematika  

Arsitektur Client-Server terdiri dari 2 buah yaitu arsitektur sisi client dan arsitektur sisi server 1.Arsitektur sisi client

istilah ini merujuk  pada  pelaksanaan  atau  penyimpanan  data  pada  browser  (atau  klien)  sisi
koneksi  HTTP.  JavaScript  adalah  sebuah  contoh  dari  sisi  klien  eksekusi,  dan  cookie  adalah
contoh  dari  sisi  klien  penyimpanan.
Karakteristik Klien :
a.Selalu memulai permintaan ke server.
b.Menunggu balasan.
c.Menerima balasan.
d.Biasanya terhubung ke sejumlah kecil dari server pada satu waktu.
e.Biasanya berinteraksi langsung dengan pengguna akhir dengan menggunakan antarmuka pengguna seperti   antarmuka pengguna grafis.
f.Khusus jenis klien mencakup: web browser, e-mail klien, dan online chat klien. 

 2.Arsitektur sisi server

Sebuah eksekusi sisi server adalah server web khusus eksekusi yang melampaui standar metode HTTP yang mendukung. Sebagai contoh penggunaan script CGI pada tag khusus sisi server yang tertanam dihalaman HTML, tag ini memicu tindakan terjadi atau program untuk mengeksekusi.

Karakteristik server :

a.Selalu menunggu permintaan salah satu client
b.Melayani client lalu menjawab dengan data yang diminta client
c.Sebuah server dapat berhubungan dengan server lainnya untuk melayani permintaan client
d.Jenis server khusus mencakup, Web server, FTP server, Database server, Email server, File server, Print server, dan kebanyakan layanan web juga memliki server.

Jadi secara umum Arsitektur Client-Server adalah sebuah aplikasi terdistribusi arsitektur yang memiliki tugas atau beban kerja antara penyedia layanan (server) dan pelayan pemohon (client). Sering kali client dan server beroperasi melalui jaringan komputer pada hardware yang terpisah. Sebuah mesin server yang bertugas sebagai host untuk menampung sumber daya untuk berbagi dengan client.
Dalam perkembangannya client-server dikembangkan oleh perusahaan software besar seperti Baam, Informix, Microsoft, Sun microsystem, Lotus, SAP, Novell, Sybase, dan lain-lain. Perusahaan inilah diantaranya muncul diera pertama dikembangkannya konsep client-server.

0 komentar:

Posting Komentar